Pendahuluan
Perawatan luka diabetes membutuhkan pendekatan yang berbeda dibanding luka biasa. Kondisi seperti sirkulasi darah yang menurun, neuropati, dan risiko infeksi yang lebih tinggi membuat pasien diabetes memerlukan penanganan khusus. Melalui layanan homecare perawatan luka diabetes di Denpasar, MBH Wound Care membantu pasien mendapatkan perawatan yang aman, profesional, dan nyaman langsung di rumah.
1. Apa Itu Luka Diabetes?
Luka diabetes biasanya terjadi akibat gangguan saraf tepi, sirkulasi darah yang lemah, dan luka kecil yang tidak terasa oleh pasien. Luka ini cenderung memburuk jika tidak dirawat dengan tepat.
Beberapa tanda luka diabetes:
- Luka lama tidak sembuh
- Ada bau tidak sedap
- Keluar cairan
- Warna kulit sekitar luka menggelap
- Nyeri atau justru mati rasa
Jika tidak ditangani dengan baik, risiko infeksi dan amputasi meningkat.
2. Mengapa Perawatan Luka Harus Dilakukan Oleh Profesional?
Perawatan luka diabetes tidak boleh dilakukan sembarangan. Ada teknik khusus seperti modern dressing, pengukuran kedalaman luka, kontrol cairan, perawatan jaringan mati, dan pemilihan dressing yang tepat.
Kesalahan perawatan dapat menyebabkan:
- Luka semakin dalam
- Infeksi menyebar
- Bau luka semakin parah
- Luka melebar atau membusuk
- Penyembuhan melambat
Tim MBH Wound Care memiliki kompetensi klinis dalam menilai kondisi luka, menentukan dressing yang tepat, serta memberikan edukasi perawatan yang aman di rumah.
3. Metode yang Digunakan (Modern Dressing)
MBH Wound Care menggunakan standar modern wound care berfokus pada:
- Debridement lembut (membersihkan jaringan mati)
- Kontrol bakterial & eksudat
- Moist wound healing (menjaga kelembapan optimal luka)
- Pemilihan dressing berdasarkan kondisi luka, bukan berdasarkan merk
- Pemantauan progres dengan dokumentasi lengkap
Modern dressing terbukti secara medis mempercepat proses penyembuhan, mengurangi nyeri, dan menurunkan risiko infeksi.